Tanda-Tanda Memiliki Hati Yang Keras

Desember 30, 2019


Suatu kenikmatan yang luar biasa, berada dalam keimanan dan ketaatan. Tidak semua orang bisa mendapatkan. Hari ini bisa mendapatkan tapi entah untuk keesokan harinya, atau sebaliknya. Karena Sang Maha Pemilik Hidup bisa saja menbolak-balikkan hati hambaNya. Untuk itulah mohon selalu dalam keimanan dan ketaatan, juga tentunya terhindar dari salah satu penyebab kemungkaran yaitu hati yang keras menerima kebenaran. 
Baca juga : Kekuatan dan Manfaat Istigfar
Hati atau ada yang mengatakan jantung merupakan salah satu organ dalam tubuh manusia yang vital. Ada yang mengatakan bahwa hati adalah mahkota badan. Karena baik buruknya perilaku serta keimanan dan ketaatan seseorang tergantung dari hatinya. Ketika hatinya lunak dengan mudah menerima kebenaran. Namun sebaliknya, hati yang keras menyebabkan sulit sekali menerima kebenaran bahkan cenderung berbuat kerusakan di muka bumi. 

Hati yang keras bukan muncul tiba-tiba. Karena semua manusia lahir sama-sama dalam keadaan fitroh. Namun lingkungan, orang tua serta ketika dia telah dewasa dan bisa membedakan baik dan buruk dia yang memutuskan hatinya menerima kebenaran apa tidak. Ketika hati yang keras enggan menerima kebenaran karena salah satunya yaitu maksiat : 
Baca juga : 

Maksiat 

Dalam surat Azzumar ayat 23 “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik yaitu Alquranyang serupa lagi berulang-ulang , gemetar orang yang kulitnya takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah dari kitab itu Allah menunjuki siapa yang dikehendakiNya. Dan barang siapa disesatkan oleh Allah, maka tidak ada seseorang pemberi petunjuk baginya.” 

Orang yang berbuat maksiat enggan menerima Al quran sebagai pedoman hidupnya. Mereka lebih menurutkan hawa nafsunya serta logika yang membuat mereka bahagia. Ketika membaca Alquran cenderung memutar balikkan fakta tentang alquran dan menerimanya secara sebagian. Padahal ketika orang yang tidak keras hatinya, membaca alquran dapat melunakkan hatinya. Semakin banyak membaca Alquran semakin meningkat keimanannya . 

Orang yang berada dalam kefuturan ( kondisi seseorang berada dalam titik lemah iman) akan cenderung memiliki hati yang keras. Mereka jika ingin kembali dalam keimanan, akan lebih sulit dari pada ketika mereka awal mendapatkan keimanannya. Untuk itulah, sebisa mungkin menghindari maksiat serta jangan sampai mendapatkan hukuman dari Allah. Karena hukuman Allah bagi yang berbuat maksiat paling besar yaitu dengan mengeraskan hatinya sehingga enggan menerima kebenaran.. 

Tanda- tanda hati yang keras : 

Seyogyanya kita selalu menginstroeksi diri. Bagaimana diri kita dan apakah tanda-tanda hati yang keras berikut ada dalam diri kita. 

1. Malas ibadah. Orang yang hatinya keras akan malas untuk melakukan ibadah. Ketika beribadah, bukan menambah keimanannya namun hanya untuk penggugur kewajiban dan melakukannya pun dengan bermalas-malasan. 

2. Meremehkan maksiat. Orang yang hatinya keras akan cenderung meremehkan maksiat. Dimatanya maksiat yang ia lakukan dianggap kecil sehingga melakukannya terus tanpa takut kepada Allah. 

3. Tidak tersentuh hatinya dengan adanya musibah serta fenomena alam yang dia lihat. Orang yang beriman selalu berdzikir/ mengingat Allah dalam segala keadaan. Ketika mengalami apapun, teruatama yang menyentuh hatinya akan membuat hatinya semakin beriman serta mengingat tujuan kehidupannya. Namun tidak demikian orang yang memiliki hati yang keras. Mereka selalu beralasan terhadap apa yang ia lihat dan rasakan dengan pembenaran berdasarkan logikanya. Bahkan berbagai teguran dari Allah yang disampaikan langsung padanya hanya dianggap angin lalu saja. 

4. Tidak tersentuh hatinya ketika membaca Alquran. 

Alquran diturunkan salah satunya adalah sebagai petunjuk. Banyak kisah hikmah, nasihat serta ancaman Allah yang dituliskan dalam Alquran. Namun apa yang dibaca bagi yang memiliki hati yang keras hanya lewat saja tanpa membekas dihatinya. Serta tidak meningkatkan keimanan dan tidak pula membuat hidupnya tenang. 

5. Bertambahnya cinta pada dunia. Dunia sering membuat silau manusia. Harta, tahta dan wanita/pria membuat manusia berlomba-lomba meraihnya. Kesibukan meraih dunia membuat manusia serta kecintaannya terhadap harta benda yang dimiliki sering membuatnya lalai padaNya. Orang yang memiliki hati yang akan sangat mencintai dunia sehingga untuk meraihnya bisa menghalalkan segala cara. Agar terhindar dari hati yang keras, maka ingat selalu target kita adalah akhirat 

6. Sering muncul kesediahan yang mendalam atau hatinya sering gundah. Orang yang beriman akan menyadari, apapun yang terjadi merupakan ketentuan Allah.Sering mengalami kesediah yang mendalam tiba-tiba tanpa tahu penyebabnya? Jangan2 itu termasuk ciri hati yang keras. Orang yang hatinya keras akan diliputi kegundahan karena tidak ada keimanan dihatinya. Mereka selalu merasa dirinya tidak beruntung, memikirkan apa yang terjadi esok dan berpikir negative terhadap ketentuan terhadap dirinya. Padahal orang yang beriman hatinya akan tenang karena ia percaya apa yang terjadi adalah kehendakNya dan Allah tidak akan member cobaan dilura kemampuan hambanya. 

7. Bertambahnya dalam bermaksiat. Ketika meremehkan maksiat, tidak ada rasa takut lagi dihatinya, bertambah cinta pada dunia serta mengalami kegundahan maka orang akan cenderung mencari jalan untuk menghibur dirinya. Bukan dengan jalan yang benar tapi lebih menjerumuskan dirinya. Karena yang dipilihnya yaitu jalan maksiat. Dengan demikian, maksiatnya akan semakin bertambah dan hatinya semakin keras. 

8. Tidak bisa membedakan yang makruf dan mungkar. Orang yang terbiasa melakukan maksiat, baginya sudah tidak ada bedanya lagi antara yang benar dan salah. Kalau demikian, ia akan lebih memilih jalan kemaksiatan karena dijalan kemaksiatan yang ada adalah kemudahan yang didukung oleh syaitan. 

Hati yang keras sering disepelekan oleh manusia. Padahal hati yang keras adalah salah satu awal manusia dalam kehinaan. Semoga tanda –tanda hati yang keras diatas bisa mengingatkan diri kita dan berinstropeksi diri. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT dan terhindar dari hati yang keras . Amiin

You Might Also Like

0 Please Share a Your Opinion.